Bahasa Rindu dari Allah
Pernahkah kamu merasa begitu sendiri? Seperti berada di tengah keramaian, tapi tetap merasa hampa? Seolah-olah tidak ada yang benar-benar mengerti perasaanmu, dan kesedihan itu terus menghampiri tanpa alasan yang jelas. Tapi, tahukah kamu? Kamu tidak pernah benar-benar sendiri. Setiap hela napasmu, setiap air matamu, setiap keluhan dalam hati yang tak terucapkan—semuanya didengar oleh Allah. Dia lebih dekat dari yang kamu kira. Terkadang, kita salah memahami kesedihan. Kita menganggapnya sebagai hukuman, sebagai tanda bahwa kita gagal atau tidak cukup baik. Padahal, kesedihan bisa jadi adalah bahasa rindu dari Allah yang kita salah tafsirkan. Mungkin, ini adalah cara-Nya mengajakmu kembali. Mungkin, ini adalah pelukan halus dari-Nya, agar kamu lebih dekat, agar hatimu lebih bergantung kepada-Nya, agar kamu kembali bersandar pada satu-satunya tempat yang tidak akan pernah mengecewakan. Maka, saat kesedihan datang, jangan biarkan ia membuatmu merasa terasing. Sebaliknya, jadikan ia sebag...