Datang dan Pergi

Dia datang tiba-tiba. Membuatku sadar bahwa kehadiran seseorang bisa menghangatkan tanpa perlu banyak kata. Tidak banyak bicara, tidak berlebihan dalam bertindak. Tapi caranya memperhatikan—walau hanya sekilas—cukup untuk membuatku bertanya, mungkinkah ada sesuatu di sini?

Namun, sama cepatnya dia datang, dia juga pergi. Aku bertanya-tanya, apakah dia sadar bahwa kehadirannya sempat berarti? Atau aku saja yang terlalu berharap? Setiap kali aku mulai membiasakan diri tanpanya, dia muncul lagi. Bukan untuk menetap, hanya sekadar mengingatkan bahwa dia masih ada.

Apa maksudnya? Aku tidak tahu. Mungkin dia hanya iseng. Mungkin aku yang terlalu menganggap serius. Atau mungkin, dia memang tidak pernah benar-benar peduli.

Tapi seiring waktu, aku mulai memahami sesuatu. Setiap orang yang hadir dalam hidup kita bukanlah kebetulan. Mereka datang sesuai dengan takdir yang Allah tetapkan. Ada yang hanya mampir sebentar untuk memberikan pelajaran, ada yang hadir lebih lama untuk menemani perjalanan, dan ada yang benar-benar ditakdirkan untuk tetap bersama kita.

Dan yang benar-benar ditakdirkan untuk kita, bagaimana pun caranya, akan selalu menemukan jalan untuk kembali.


(Diceritakan oleh seseorang yang pernah mengalami kisah ini, aku hanya mencoba menuangkannya dalam tulisan.)


P.S. Jika kalian ingin berbagi cerita, kisah inspiratif, atau pengalaman yang ingin dituangkan dalam blog ini, jangan ragu untuk menghubungi aku. Kita bisa saling belajar dan menginspirasi.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Afraid

SATU BULAN

Berakhir?