Rencana Yang Kuasa
Ada masa di hidupku ketika aku begitu yakin dengan pilihanku sendiri. Aku mengira doa-doa yang kulangitkan adalah jawaban terbaik untuk hidupku. Aku mengikat harapan pada sesuatu yang kuanggap akan membawa bahagia. Dengan segala keyakinan, aku menapaki jalan itu. Namun pada akhirnya, takdir berkata lain. Awalnya, aku merasa kecewa. Hatiku menolak, pikiranku bertanya-tanya: “Mengapa tidak sesuai dengan yang kuinginkan, ya Allah? Bukankah aku telah berdoa? Bukankah aku percaya bahwa inilah jalan terbaik?” Pertanyaan itu menggema di dadaku, menumbuhkan rasa getir yang sulit kuuraikan. Waktu pun berjalan. Di sela luka dan rasa putus asa yang sempat mengintai, perlahan aku belajar satu hal: bahwa yang menurutku baik, belum tentu benar-benar baik untukku. Sedang yang menurut Allah baik, pasti itulah sebaik-baiknya jalan. Meski langkahku tertatih, meski hatiku belum sepenuhnya rela, aku mulai memahami sedikit demi sedikit. Allah tidak pernah meninggalkan hamba-Nya sendirian. Jalan yang tampak...