Malam Takbir
Malam ini suara takbir terdengar di mana-mana. Langit terasa lebih tenang, angin malam terasa berbeda. Entah kenapa, di tengah suasana seperti ini, aku malah kembali mengingatmu. Padahal kemarin aku sudah mencoba menerima semuanya. Aku sudah mencoba memahami bahwa mungkin memang kita tidak lagi berjalan ke arah yang sama. Bahkan kamu juga sudah menyuruhku pergi dan melupakanmu. Tapi ternyata hati tidak semudah itu. Lucu ya, seseorang yang sudah meminta untuk dilupakan justru semakin sulit dilupakan. Aku sempat berpikir rasa kecewa dan lelahku akan lebih besar daripada rasa sayangku. Nyatanya tidak. Setelah semua tangis, marah, bingung, dan sakit itu berlalu, yang masih tinggal justru rasa peduli, rasa sayang yang masih sama. Malam ini aku kembali bertanya-tanya, kamu baik-baik saja tidak ya? Kamu sudah makan atau belum. Kamu capek tidak. Kamu sedang memikirkan apa sekarang. Hal-hal kecil seperti itu masih saja memenuhi kepalaku. Aku tahu mungkin setelah ini aku harus benar-benar belaja...