Berakhir?
Maaf kalau saat ini aku menulis lagi.
Mungkin ini adalah tulisan terakhirku tentangmu.
Jujur, aku sudah mencoba menenangkan diriku sendiri dari tadi, tapi ternyata masih banyak hal yang ingin aku keluarkan pelan-pelan dari hati ini.
Aku juga tidak tahu kenapa semuanya bisa terasa secepat ini.
Padahal awalnya kita hanya dua orang asing. Aku ingin meminta maaf karena kamu menemukan aku di tempat yang tak seharusnya.
Kamu datang saat hidupku sedang tidak baik-baik saja. Saat aku benar-benar rapuh.
Saat aku sedang lelah dengan hidupku sendiri, saat hati terasa kosong, bahkan saat aku mulai merasa doa-doaku hanya menjadi sesuatu yang terus aku ulang tanpa benar-benar membuatku tenang.
Aku tidak tahu sejak kapan perasaan ini tumbuh sebesar ini.
Padahal waktu kita tidak panjang.
Tapi entah kenapa, kamu berhasil mematahkan banyak sekali rasa takut dan raguku tentang cinta, tentang segala hal.
Kamu datang dengan keseriusan yang membuatku percaya kalau aku masih layak dicintai.
Dan mungkin itu kenapa sekarang rasanya cukup membuatku sedih.
Untuk pertama kalinya aku mencintai seseorang tanpa ingin memaksa takdir harus sesuai dengan mauku.
Aku hanya banyak berdoa.
Mendoakanmu, mendoakan diriku, dan berharap semoga apa pun akhirnya nanti tetap menjadi jalan yang baik untuk kita.
Aku tidak marah.
Sungguh.
Aku mengerti situasimu.
Aku tahu kamu sedang memperjuangkan sesuatu yang besar dalam hidupmu.
Aku tahu kamu sedang berjalan menuju mimpi yang sangat kamu inginkan.
Dan jujur, aku malah lebih takut melihatmu kecewa atau gagal daripada kehilanganmu sendiri.
Aku menulis ini bukan untuk membuatmu terbebani atau kepikiran.
Aku hanya ingin mengutarakan apa yang selama ini aku rasakan.
Mungkin ini adalah akhir penantianku.
Kalau memang pada akhirnya aku hanya menjadi bagian kecil atau mungkin hanya ujian dalam perjalanan hidupmu, aku akan mencoba menerima itu perlahan.
Aku juga tidak akan mengganggumu lagi.
Hanya aku akan tetap mendoakanmu seperti biasanya.
Semoga Allah memudahkan segala mimpimu, memudahkan segala urusanmu, dan memudahkan semua niat baik yang sedang kamu perjuangkan sekarang.
Dan sekarang aku tahu, ternyata kehadiranku justru membuat langkahmu terasa lebih berat, maafkan aku.
Aku tidak ingin menjadi penghalang bagi masa depan siapapun.
Karena sejauh apa pun aku menyayangimu, melihatmu bahagia dan berhasil tetap menjadi hal yang paling ingin aku lihat.
Aku bersyukur dan berterima kasih kepada Allah karena telah mempertemukan aku denganmu. Dan aku berterimakasih padamu karena membuatku kembali ingin mendekat kepada Allah.
Terima kasih karena pernah datang di hidupku di saat aku sedang paling rapuh.
Terima kasih karena pernah membuatku merasa dicintai dengan tulus.
Dan untuk semua rasa yang pernah tumbuh sejauh ini… aku akan menyimpannya sebagai sesuatu yang pernah membuat hidupku lebih berwarna 🤍
mohon maaf jika aku tiba-tiba hadir dalam hidupmu. Bukannya aku tidak serius dalam menjalani kehidupan denganmu,aku ingin fokus terhadap diriku,mengejar cita-citaku sebagai seorang mubaligh,yang menjaga kemurnian quran hadist dan menyampaikan ilmu yang sudah aku dapatkan selama aku mondok. Jika memang kamu bersedih ketika aku fokus dalam impiianku,aku minta maaf. mungkin allah mengutus seseorang ke kamu lewat perantaraku untuk bisa membuat kamu beryukur. dan kamu harus syukuri semua itu. tujuannya supaya kamu kuat dalam menghadapi beratnya hidup didunia. pesan aku hanya 1,carilah jalannya syukur supaya kamu bisa hidup bahagia didunia dan akhirat. aku bukan tdak sayang sama kamu,namun qadar kita saat ini harus menjauh demi bisa jauh dari pelanggaran. maaf ya. tetep semangat oke. nangis boleh tapi kamu harus bangkit. untuk saat ini aku harus menyelamatkan agama islam ini. kabarnya sudah mulai rusak.
BalasHapus-TW
Aku paham .
HapusDan mungkin memang ini yang terbaik.
Aku tidak marah.Jadi tenang aja ya.
Aku justru bersyukur pernah mengenalmu dan belajar banyak hal dari semua ini.
Sekarang aku juga ingin fokus memperbaiki diriku dan hubunganku dengan Allah.
Aku selalu mendoakan yang terbaik buat kamu.
Tolong doakan aku juga ya, semoga aku bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi setelah ini