HARI KETIGABELAS
Hari ini aku mencoba satu hal yang sederhana:
tidak terlalu memikirkanmu.
Aku sibukkan diri dengan banyak hal, mencoba mengisi hari dengan kegiatan yang biasanya cukup untuk membuatku lupa. Dan untuk beberapa saat… berhasil.
Aku merasa sedikit lebih ringan.
Sedikit lebih tenang.
Tapi ternyata, mengalihkan pikiran itu tidak sesederhana yang aku kira.
Ada saja momen kecil yang tiba-tiba membawaku kembali padamu.
Hal-hal yang sebenarnya biasa, tapi entah kenapa terasa berbeda sekarang.
Kadang dari lagu yang tiba-tiba lewat.
Kadang dari obrolan ringan yang mengingatkanku pada caramu bercanda.
Atau bahkan dari hal sepele yang dulu pernah kita bahas.
Lucu ya… aku sudah berusaha tidak mengingat, tapi justru di momen yang tidak terduga, namamu datang begitu saja.
Aku cuma bisa senyum kecil, sambil bilang ke diri sendiri,
“oh… ternyata masih sejauh ini ya.”
Tapi tidak apa-apa.
Mungkin memang seperti ini prosesnya.
Bukan langsung lupa,
tapi pelan-pelan belajar menerima bahwa ada seseorang yang pernah hadir, dan meninggalkan jejak.
Hari ini aku tidak menang sepenuhnya.
Aku masih mengingatmu.
Tapi setidaknya, aku tidak lagi tenggelam seperti kemarin.
Dan mungkin… itu sudah cukup untuk hari ini.
-AN
Komentar
Posting Komentar