Gugur
Ada hari-hari di mana segalanya terasa baik-baik saja, sampai semesta membisikkan sesuatu yang tak ingin kudengar.
Bukan kabar, bukan suara hanya isyarat diam yang terasa terlalu nyaring bagi hati yang pernah diam-diam berharap.
Aku duduk dalam senyap, menatap layar dan entah mengapa, dada terasa sesak oleh sesuatu yang bahkan tak bisa kutuliskan dengan kata.
Seolah dunia ingin mengingatkanku, bahwa harapan yang kupeluk selama ini ternyata bukan milikku sejak awal.
Lucu, ya.
Kita bisa merasa dekat dengan seseorang hanya lewat sebaris kalimat, padahal ia tak pernah benar-benar melihat kita sebagaimana kita memandangnya.
Aku tak pernah meminta untuk menjadi yang istimewa, hanya saja… ada doa yang sempat kuselipkan, ada perasaan yang tumbuh tanpa permisi.
Dan kini, aku berdiri di ambang yang sunyi, menyadari bahwa tak semua rasa diberi ruang untuk tumbuh bersama.
Ada yang hanya dimaksudkan untuk disimpan, lalu dilepaskan perlahan tanpa dendam, tanpa tanya.
Jika kamu bahagia, maka biarlah aku diam di sini, menjadi saksi yang tak pernah kau sadari keberadaannya.
Menjadi seseorang yang, meski bukan tujuan, pernah menjadikanmu harapan.
Komentar
Posting Komentar