Ruang Hening - Perasaan yang Terabaikan

Setiap orang punya cara mereka sendiri untuk berjuang. Ada yang terlihat kuat, ada yang diam dan bertahan. Aku berada di antara dua dunia ini. Sering kali, aku merasa seperti sebuah bayangan yang tak pernah benar-benar dilihat, meskipun aku berada di tempat yang seharusnya paling dekat denganku.

Pernahkah kamu merasa seperti tidak dihargai, padahal kamu sudah berusaha sekuat tenaga? Aku sering merasakannya. Aku merasa seperti selalu harus mengalah. Ketika ada orang lain, aku merasa peranku tidak lebih dari sekadar penambah latar belakang. Ketika aku mencoba berbicara tentang apa yang kurasakan, seolah-olah aku sedang berbicara ke udara. Tapi saat orang lain bercerita, setiap kata yang keluar mendapat perhatian penuh.

Aku tahu, mungkin aku bukan yang sempurna, bukan yang selalu bisa membanggakan. Tapi aku juga manusia, dengan perasaan yang tidak bisa terus-menerus dipendam. Aku merasa terjebak dalam peran yang sudah digariskan, terabaikan, bahkan ketika aku mencoba mengerti dan berkorban untuk orang lain. Aku mulai merasa lelah berpura-pura kuat, lelah disebut "baperan" hanya karena aku mengungkapkan apa yang ada dalam hatiku. Apakah itu salah? Mungkin itu yang sering aku pertanyakan.

Terkadang aku merasa sendirian, bahkan di tengah orang-orang yang seharusnya menjadi tempat aku bisa berlindung. Mengapa rasanya begitu sulit untuk dipahami? Mengapa harus selalu ada pengorbanan, sementara perasaan sendiri sering kali tertinggal di belakang? Aku ingin dimengerti, aku ingin dianggap ada. Tapi aku merasa, seolah-olah aku harus terus mengalah, terus berada di bayang-bayang orang lain.

Aku merasa bingung dan takut. Takut akan perasaan yang datang begitu kuat, takut bila aku terus mengungkapkannya, aku hanya akan dianggap lemah. Namun, aku juga takut jika aku terus menyimpannya, aku akan semakin jauh dari diriku sendiri.

Aku tidak menginginkan semuanya berubah dalam sekejap, tetapi aku berharap, setidaknya, aku bisa merasa dihargai dengan cara yang sederhana. Aku ingin orang-orang yang aku cintai bisa melihat aku bukan hanya sebagai sosok yang harus selalu mengalah dan menyenangkan orang lain, tetapi sebagai seorang individu yang punya hati dan perasaan yang layak diperhatikan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Afraid

SATU BULAN

Berakhir?