07 April
Bismillahirrahmanirrahim....
Laa haulaa walaa quwwata Illa billah....
Hari ini, aku bersimpuh di atas sajadah.
Mengusap pelan wajah yang basah oleh air wudhu dan doa-doa yang diam-diam kutitipkan sejak fajar.
Hari ini… usiaku bertambah.
Bukan tentang selebrasi, bukan tentang kue atau ucapan.
Tapi tentang waktu… yang tak pernah berhenti berjalan, sementara aku masih terus belajar menjadi hamba yang lebih baik di hadapan-Nya.
Ya Allah…
Terima kasih telah membawaku sejauh ini.
Dengan luka dan tawa, dengan kehilangan dan harapan, dengan jatuh dan bangkit yang terus Kau temani.
Aku tahu, tak semua jalanku mulus. Tapi dalam setiap sesak, aku merasa dipeluk oleh kasih-Mu.
Dalam setiap sepi, aku tahu… Kau tak pernah pergi.
Aku belum menjadi versi terbaik dari diriku.
Masih sering takut, masih mudah goyah.
Tapi aku ingin tetap melangkah—meski perlahan.
Aku ingin menjadi lebih ikhlas, lebih sabar, dan lebih berserah.
Karena aku yakin, semua yang terjadi padaku adalah bagian dari takdir-Mu yang paling sempurna.
Di usia ini, aku tak hanya meminta dunia. Aku memohon hati yang lebih tenang, iman yang lebih kuat, dan langkah yang terus Engkau arahkan menuju cahaya-Mu.
Jika boleh meminta…
Izinkan aku tumbuh dalam cahaya-Mu.
Lindungi aku dari lalai, dari gelisah yang tak menentu, dari dunia yang melenakan.
Tuntun aku menjadi pribadi yang tidak hanya bertambah usia, tapi juga bertambah taqwa dan cinta pada-Mu.
Ya Allah…
Lembutkan hatiku saat dunia mengeraskan langkah.
Kuatkan imanku saat ragu mulai merayap.
Limpahkan cahaya-Mu saat gelap menutup arah.
Jadikan aku hamba yang tetap bersyukur di kala sempit, dan tidak lalai saat Kau beri lapang.
Ajarkan aku ikhlas tanpa pamrih, dan sabar tanpa batas waktu.
Tuntun lisanku agar lebih banyak berzikir, daripada mengeluh.
Tuntun hatiku agar lebih mudah memaafkan, daripada menyimpan luka.
Bila suatu hari aku lelah, ingatkan aku bahwa dunia ini hanya sebentar, dan Surga-Mu adalah tujuan yang sebenar-benarnya.
Ya Rabb…
Izinkan aku tumbuh dalam ridha-Mu, dan wafat dalam keadaan mencintai-Mu.
Dan untuk diriku…
Terima kasih karena sudah bertahan. Terima kasih karena masih percaya.
Jangan lelah jadi baik, jangan berhenti berharap pada-Nya.
Karena sejauh apa pun kau melangkah, Allah tak pernah jauh.
Selamat ulang tahun, wahai diri.
Komentar
Posting Komentar